Umm, dgn bodohnya malam minggu aku pakai bukan untuk mempersiapkan diri melainkan malah terjerumus obrolan antara personil DudasJandas yg tak disangka lengkap hadir di YahooMessenger pd malam itu. Alhasil aku baru tidur pukul 2 setelah pingsan menonton ManUtd.
Pukul setengah satu dini hari aku baru sadar kalau cucian baju yg kurendam di pewangi belum diangkat. Akhirnya dgn keberanian diri yg luar biasa aku menjemur pakaian tengah malam.
Paginya aku misa di St.Yoseph bersama Priska dan ayahnya. Setelah itu kami pergi ke IAIN untuk mengikuti TryOut STAN. Sepi, tak seperti dulu. Pesertanya berkisar 200an orang, padahal tryout sebelumnya berhasil menarik lebih dari 700 peserta. Waktu pun terasa lebih lama dan aku begitu menikmati soal walau hawa terasa sangat panas.
Nah, ini dia. Setelah meyelesaikan soal yg indah gulana, aku bertemu orang yg kucari, yakni Richard teman SD-ku dulu. Richard ini dulunya anak yg paling ganteng diSD Xverius 5. Dia diidolakan banyak cewek padahal kelakuannya sungguh brutal. Dialah pemimpin preman sekolah. Wlaupun begitu dia anak yg pintar dan asyik diajak mengobrol. Bermain se-band dgnnya pun pernah saya lakoni. Semobil antar jemput dari kelas 2 juga pernah saya alami. Intinya dia anak yg sangat sembarangan.Tapi saat SMP walaupun diterima di SMP Xaverius 1 ia lebih memilih masuk sekolah negri. Dan saat SMA ia masuk SMAN Plus 17 yg notabene disiplin, alim2, pintar2. Cowok2 SMAN 17 juga tampak seperti calon IPDN yg ganteng2.
Entah kenapa sejak tidur siang di rumah Deavy tadi (sementara itu teman2ku masak spaghetti yg oke punya) aku kepikiran terus tentang Richard. Wlaupun sekarang ia tampak alim dan cupu dan m,enurut Rizky tak tampan lagi, tapi menurutku dia tetap ganteng dan bersahaja. Haduuuuuh... What’s on mars???!!!!!! Aku jadi kepikiran terussssssss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
n.b: menjijikkan sekali saat harus bertemu D&E di tempat tryout.
No comments:
Post a Comment