Sunday, November 25, 2007

Pink dan Ponk

NAHH.........

kian hari aku menjadi sangat pink..

Pink itu macho dan imud,, ahayy..

ADA Band pun kugandrungi,, ahayy..

neah,, ingat seseorang..wuhuu

I's Just a Sunday

Umm, dgn bodohnya malam minggu aku pakai bukan untuk mempersiapkan diri melainkan malah terjerumus obrolan antara personil DudasJandas yg tak disangka lengkap hadir di YahooMessenger pd malam itu. Alhasil aku baru tidur pukul 2 setelah pingsan menonton ManUtd.

Pukul setengah satu dini hari aku baru sadar kalau cucian baju yg kurendam di pewangi belum diangkat. Akhirnya dgn keberanian diri yg luar biasa aku menjemur pakaian tengah malam.

Paginya aku misa di St.Yoseph bersama Priska dan ayahnya. Setelah itu kami pergi ke IAIN untuk mengikuti TryOut STAN. Sepi, tak seperti dulu. Pesertanya berkisar 200an orang, padahal tryout sebelumnya berhasil menarik lebih dari 700 peserta. Waktu pun terasa lebih lama dan aku begitu menikmati soal walau hawa terasa sangat panas.

Nah, ini dia. Setelah meyelesaikan soal yg indah gulana, aku bertemu orang yg kucari, yakni Richard teman SD-ku dulu. Richard ini dulunya anak yg paling ganteng diSD Xverius 5. Dia diidolakan banyak cewek padahal kelakuannya sungguh brutal. Dialah pemimpin preman sekolah. Wlaupun begitu dia anak yg pintar dan asyik diajak mengobrol. Bermain se-band dgnnya pun pernah saya lakoni. Semobil antar jemput dari kelas 2 juga pernah saya alami. Intinya dia anak yg sangat sembarangan.Tapi saat SMP walaupun diterima di SMP Xaverius 1 ia lebih memilih masuk sekolah negri. Dan saat SMA ia masuk SMAN Plus 17 yg notabene disiplin, alim2, pintar2. Cowok2 SMAN 17 juga tampak seperti calon IPDN yg ganteng2.

Entah kenapa sejak tidur siang di rumah Deavy tadi (sementara itu teman2ku masak spaghetti yg oke punya) aku kepikiran terus tentang Richard. Wlaupun sekarang ia tampak alim dan cupu dan m,enurut Rizky tak tampan lagi, tapi menurutku dia tetap ganteng dan bersahaja. Haduuuuuh... What’s on mars???!!!!!! Aku jadi kepikiran terussssssss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

n.b: menjijikkan sekali saat harus bertemu D&E di tempat tryout.

Friday, November 23, 2007

2 Orang Gila di XII IPS 2

GANYANG MUHAMAD RIZKI PRATAMA dan PRISKA BETYA ARTANTI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
MEREKA 2 BEGUNDAL YG SLALU MEMBUAT HARIKU TAK TENANG DI KELAS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Kisahnya tak perlu keceritakan karna hanya mencoreng nama klan Sailormoon saja.

Aku mohon pada kalian berdua. Aku bersedia dijadikan objek asal jgn sama yg itu. Yg lain dong, yg ganteng itu lho, yg super manis.

Kisah Seduduk Putih

Yeah, akhirnya aku kembali ke rumah setelah bermalam untuk kedua kalinya di rumah Deavy Anggita Stefany Simanjuntak sahabatku. Sayang sekali kami tak bertemu penggentayang baik di rumahnya maupun di jalanan. Padahal hari itu malam jumat (mungkin kliwon). Icha, deavy, dan Mr.Wenwen, guru bahasa Inggris kami yg selama mengajar sibuk mengendus2 bau2an. Mereka memang sangat sensitif dan percaya dengan hal2 seperti itu. Katanya sih itu bau kembang 7 rupa atau sesajenan yg memang sudah sering dipasang di sepanjang Jalan Seduduk Putih yang terkenal keangkerannya.

Di rumahnya Deavy sering diganggu hantu. Tapi sekarang ia sudah kebal. Menrut penglihatan mantan suaminya, KGS Muhamad Perdana a.k.a Danna da Streetballer, rumah itu memang buanyak sekali jin n d gank dan sebelum dibangun rumah nan megah merupakan bekas praktek ilmu hitam. Yiuk. Yiha. Sering pada malam hari Deavy mendengar bunyi klereng di bawah tempat tidurnya (tuyul konon suka bermain kelereng). Deavy juga pernah menangkap beberapa foto putih di kamarnya. Penah juga lemari antik di kamarnya yg terkunci terbuka tiba2 saat tengah malam saat ia sedang menonton TV. Dan katanya kursi goyang di kamarnya sering bergoyang sendiri pukul 2 malam. Mama Dormaida a.k.a Mama Fergie Fergalicious juga pernah dilempar pena dari ventilasi kamar Deavy saat sedang menyiram tanaman di halaman depan kamar Deavy. Amanda teman sekelas Deavy pernah juga menelpon Deavy dan dijawab seseorang yg bersuara seperti Deavy tapi hanya diam dan bicara tak jelas padahal Deavy tidak merasa pernah mengangkat telponnya. Yiuk. Yiha.

Malam minggu kemarin aku, Priska, Icha, Yoshi menginap di rumah Deavy. Malamnya kami tertidur tanpa perlawanan. Tapi Priska a.k.a Waroka masih bertahan sms-an dgn Bang DJ hingga tengah malam. Dan tak dinyana Priska mendengar bunyi kretek2 dari kamar mandi sbelah kasur. Sontak ia terkejut dan memaksakan diri tidur. Esoknya kami pulang tanpa mendapat pengalaman apa2, tapi Icha masih tahan menginap. Dan esoknya di sekolah ia sakit, terpucat2, lemas, dsb. Menurut guru agama kami Bu Ludovica a.k.a Endang Sulistyowati ia diikuti roh2 pengganggu. Ternyata sewaktu sore2 di rumah Deavy ia membuka tutup sumur di belakang rumah yg menurut Deavy agak berbahaya.Yiuk. Yiha.

Tapi tadi malaM aku dan Quina tak bertemu apapun, padahal malam2 kami belajar di meja makan yg dekat dgn sumur. Pas jalan2 malam ke PTC pun kami hanya mengalami gangguan kacangan seperti lampu jalan yg mati setiap kami lewat dan hidup kembali saat kami jauh. Dan itu terjadi 2 kali pulang pergi. Yiuk. Yiha

Wednesday, November 21, 2007

What a Pity Nite!

Hari Minggu, 4 November 2007, pukul 2 dini hari saya masih terjaga dgn maksud menonton pertandingan akbar antara Juventus-Intermilan. Ternyata pertandingan belum dimulai juga, hingga akhirnya saya sibuk mengarungi stasiun televisi lain. Nah, dini hari kan banyak film kelas 2 hollywood yg ekstrim2. Tak vulgar, tapi biasanya sarat kekerasan dan ide2 gila. Akhirnya berlabuhlah saya di Indosiar, memang untuk anda. Saya memang tidak mengikuti dari awal, tapi cukuplah untuk mengerti.

Berkisah tentang seorang ayah yg ditinggal istrinya yg mati terbunuh. Ganteng lho. Dia punya 2 anak perempuan, Elly (sekitar 15 thn) dan Inger (sekitar 10 thn). Elly anak yg aneh. Dia tampak terobsesi untuk jadi wanita dewasa hingga ia sring memakai baju ibunya dan ber-make up layaknya wanita dewasa. Elly ini sering tidur dengan ayahnya. Tidurnya ini agak aneh, bikin ngeri. Di sofa pun mereka tidur terlalu ekstrim sampai Inger kaget sendiri. Elly sering berlaku seperti istri yg selalu marah kalau ayahnya pulang malam atau bertemu wanita lain. Pernah juga suatu kali, Elly minta dicium di bibir dgn alasan “seperti waktu masih kecil dulu”.

Merasa kesepian, suatu saat sang ayah ingin menikah lagi dgn rekan kerjanya. Tentu saja Elly marah lantaran tak setuju. Inger malah sangat senang karna mendapat ibu baru. Suatu kali inger menemukan koper pink milik Elly da isinya adalah topeng besi yg penuh darah kering yg dipakai untuk membunuh sang ibu. Ampun Tuhan.. Ternyata Elly yg membunuh ibunya!! Tapi Inger diam saja.

Hingga pada malam resepsi, Elly minum hingga mabuk lalu berniat kabur bersama tetangganya. Tapi esoknya ia pulang ke rumah dan dimarahi ayahnya. Tapi ia balas mengancam ayahnya, “kalau ayah tdk mau meninggalkan istri baru ayah itu, aku akan membeberkan semuanya tentang kita, tentang apa yg sdh kita lakukan, tentang tahi lalat di pantat kanan ayah, blablabla”

Ayahnya menangis dan Elly berkata, “You are so weak.”

Ngerti penjelasan saya sampai di sini??

Lalu lalu lalu, si ayah mengusir istrinya itu. Elly pun sendirian di rumah pagi itu karna Inger pergi ke solah. Tiba2 Elly mendengar suara di lantai bawah dan ia coba menyelidikinya. Eh, dia malah tewas terbunuh topeng besi miliknya sendiri. Yang tertuduh malah tetangganya yg pernah berniat kabur bersamanya itu. Si ayah, istri barunya, dan Inger pun pindah dari rumah itu da menetap jauh dari sana. Tak dinyana, si istri baru menemukan topeng besi itu di tas Inger.

WICKED (1998) Julia Stiles

Prahara Yudithia

Setiap rumah memang banyak prahara. Demikian juga di rumah kediaman keluarga Djoko Santoso. Kebanyakan sih prahara mekanis. Mulai dari listrik yg sering turun akibat pemakaian berlebih yg tak seimbang dgn kuota, kepala keluarga yg hobi sekali mengecat rumah yg masih kinclong, sampai ngantri nonton tivi kabel.

Sebagai anak satu2nya yg tersisa di rumah ini, i always make the mechanical sins.

1. Boros listrik kalo sendirian di rumah. (karna takut jadi semua aku idupin).

2. Bikin mesin cuci bunyi ‘gretek2’

3. Merusak 2 kipas angin.

4. Merusak discman pemberian ayah.

5. Lebih dari 4x merusak printer, 2x merusak cartridge.

6. Mendisfungsikan modem berkali2 hingga harus panggil org toko.

7. Memecahkan lampu mobil.

8. Menghancurkan mobil hingga ke mesin2.

9. Memaksakan melewati polisi tidur yg super tinggi hingga memebentur mesin motor dgn keras.

10. MENJATUHKAN WIRELESS PHONE KE DALAM EMBER PENUH AIR 2 minggu yg lalu dan sampai sekarang masih direparasi dgn keadaan ayahku tak tahu kejadian yg sebenarnya. Dia kira baterenya bermasalah. Jadi sekarang di rumah pake telpon biasa yg perlu keahlian khusus untuk memencet tombol gilanya.

11. Entahlah apa lagi.

Tuhan Yesus Yang Tampan lagi Macho, ampunilah aku orang berdosa.

Nilai2 yg bisa diambil:

· Jgn sotoy, coba2 tanpa kepastian.

· Jgn nelpon sambil nyuci ato kegiatan lainnya, apalagi mengepitkan telpon di kuping-bahu. BERBAHAYA.

· Jgn ngebut dan ngelamun saat berkendara.

· Ayahmu tetaplah ayahmu, walau hobi mengecat.

· Berterima kasih sudah diberi ayah yg tetap tekun memperbaiki alat2 yg dirusak anaknya.

Tanpa Judul Lebih Baik

Fiuh,, tlah lama aku tak posting..

Maklum,, konsen skolah dan emang males.

2 minggu ini terasa sungguh berat, ditambah lagi tanpa disadari minggu depan sudah ujian. Ya Tuhan.. Capek. Kesel. Beberapa hari ini dgn sialnya kena 2 remidi!! Ulangan Pak Tumpal pun berlangsung sengit. Kenapa dia begitu GILA??!! Keseeeeeeeelllllllllll!!!

Hari ini aku mulai mempersiapkan ujian semesteran. Haha. Ekonomi, sejarah, kewarganegaraan, dan geografi adalah hal2 berbahaya yg mesti dikunyah dari sekarang saking banyaknya hapalan. Sosio lumayan jg. Tp hari ini aku br berhasil belajar ekonomi.

Aku merasa kosong sekali akhir2 ini. Makin susah untuk menjadi diri sendiri. Memang gak ada yg menuntut :”Kamu harus jadi orang lain.” Tapi kenyataannya aku tertuntut untuk jadi seperti org lain. Ditambah lagi ada teman yg memang hobi membanding2kan=membanggakan teman yg lain. Siapa sih yg seneng dipandang sebelah mata sama temen deketnya sendiri?? Hal2 sperti ini bikin muak. It always makes me feel there is no myself. Tapi aku biarkan saja karna aku memang tdk punya apapun yg bs dibanggakan.

Dus, walaupun aku ketemu terus sm temen2 yg berbahagia, maen terus sampe sore, tp aku tetep merasa sendiri, sepi, cvapek. Tidak ada yg bner2 bisa nemenin. Malahan yg bikin hepi justru temen2 yg tak dinyana. Mau sms falisa ku belum beli pulsa. Saking kesepiannya aku sampe pengen sms masku yg di jogja yg sm2 males bales sms (sia2 saja). Aku jg ngerasa dicuekin sm tmen yg tampaknya sudah bosan bermain bersamaku. Tapi aku biarkan saja karna aku memang tidak enak diajak ngobrol apalagi curhat.

Mungkin ini balasan karna aku sering jahatin temen, sewenang2, dsb. But,, I’M REALLY REALLY FEELIN BLUE.....

Friday, November 02, 2007

Apakah Zombie Kasmaran?

Pernah liat iklan di ANTV?

Namanya KASMARAN. Saya sendiri nggak tau itu serial ato lagu sebuah band, tapi yg pasti buat jadi sebuah lagu agak kurang pas dan berlebihan secara modelnya pemain sinetron yg udah familiar banget ..

Lagunya sih biasa banget dan kurang dipoles padahal konsepnya oke banget.

Nah, yg menarik buat saya adalah tagline-nya:

KASMARAN

Sejauh Mana Kau Kejar Cinta

Aduh!!

Rasanya pas banget dgn kisah cinta saya sekarang...

Ini jadi membuat saya sering merenung sejauh mana saya mengejar cinta yg tak bisa dikejar ini..

Intrik Keluarga dan Cowok Brengsek

Sebagai anak IPS sdh jadi kegemaran saya untuk mengamati berbagai peristiwa sosial di masyarakat. Tidak usah masalah yg muluk2, cukup yg bisa kita lihat di pergaulan sehari-hari. Ada banyak masalah pelik nan menarik yg saya membuat saya senyum2 sendiri atau malah melengos. Sbenarnya ini terjadi Sabtu dan Minggu lalu tapi karna beberapa halangan ya saya baru bisa tulis sekarang.

Yang pertama tentang INTRIK KELUARGA yg melibatkan 2 org teman saya dari klan berbeda. Bukan hanya Ken Arok n family atau Hayam Wuruk n family saja yg bisa punya intrik politik dlm keluarga. Dalam sebuah klan pendeta di daerah Kenten juga ada lho..

Begini ceritanya.. Hari Sabtu saat kam menghadiri pesta gajah, Aisyah Mulia a.k.a Icha a.k.a Iconk a.k.a Ichung datang bersama deavy dgn menunggang motor ‘wanita jangan mau ketinggalan’nya. Saat Gajah dgn muka mengharap tamparan datang dengan mangkok es krim ke-12-nya, Icha tiba2 dgn emosi meluapkan amarahnya pada Didi a.k.a Mas Didi a.k.a Yayank Quina pada kami yang imud.. Katanya malam ini ia terpaksa datang dengan Deavy bawa motor sendiri sementara matanya susah menerawang menelusuri malam. Sebenarnya pacarnya, Yudi a.k.a Mas Udick, sdh setuju untuk mengantarnya malam itu. Tapi Didi dgn status kakak Yudi dgn pongah melarang Yudi untuk pergi dgn alasan jauh dan kurang kerjaan. Padahal itu bukan masalah buat Yudi. Tapi Yudi org yg penurut dan tdk mau mencari masalah. Alhasil Icha marah semarah-marahnya sambil sibuk mengatai Didi dgn kata2 kasar. Ini berlangsung sampai 3 ronde makan malam lho. Untuk cheese-rollsnya enak. Ini bukan kali pertama Icha dibuat kesal oleh tingkah pongah Didi. Pernah suatu kali Yudi tak jadi datang menonton pertandingan basket Icha lantaran Didi melarangnya dgn alasan latian musik. Ehm.. Kebanyakan berpendapat bahwa Didi itu cemburu karna Icha-Yudi lebih sering ketemu dan akur2 saja dibanding Quina dan dia. Yang pasti Icha marah besar dan jadi membenci Didi.

Yang menarik adalah serunya kisah keluarga ini. Yudi tampak seperti dalam dilema, memilih untuk menurut pada kakaknya atau pada pacarnya. Tetapi untuk usia Yudi yg sdh sekitar 20, ini harusnya bukan jadi masalah karna hidupnya tak bisa selamanya diatur sekalipun itu keluarganya. Didi pun terlalu overprotected, keras, dan sombong. Bagaimana bisa dia seenaknya mengatur adiknya yg sdh besar. Dia juga berbuat begitu dgn pacarnya sendirI, Quina. Quina selalu dimarahi, dianggap tidak dewasa, dan selalu tampak salah dan bodoh. Tapi akhirnya Quina-Didi pun putus 3 hari stelah problema Aisyah. HAHA... (yg bantu Quina jadian dgn Didi tuh Icha lho...)

Nilai moral yg bisa diambil:

  • Jangan suka seenaknya ngatur hidup orang, sok dewasa lagi. Sekali tiga uang tuh. Masalahnya dgn Icha, tapi yg benci langsung serombongan (aku dkk).
  • Pacaran sama Quina sama saja memusingkan diri sendiri. Haha.. Nggak jelas..
  • Jangan banyak makan es krim kayak Riani.
  • Jangan jadi suami keras kayak D**i. Sukur putus!!!!!

Neah, satu lagi..

Minggu malam tanpa orgen tunggal saya begadang sampai malam demi memborong pe-er biar besok2nya bisa tidur pulas. Karna belum bersuami jadi yg menemani saya hanyalah tivi dgn acara2 tak penting dan radio. NAH, sampailah saya di stasiun OZ 89,2 FM. Kali ini penyiarnya yg karna obat nyamuknya abis atau abis dicupang atau apa tiba2 membahas masalah rambut gondrong buat cowok. Biasa aja kalee..Eh, tiba2 ada cowok yg ngakunya abis kuliah di Bandung dan amat sangat sok keren tapi butut bilang kalo rambut gondrong bukan masalah. Sampai di sini saya masih setuju, karna emang bukan masalah. Kakak saya aja rambut beserta brewoknya udah persis kayak Jesus Christ. Nah, yg bikin males, nih cowok sok gaul dan bilang orang Palembang cupu karna gondrong dianggep aneh disini. Padahal dia sendiri org Palembang asli (AKU YAKIN) dan nyatanya orang Palembang oke2 aja tuh sama cowok gondrong. Dia kali yg cupu!

Trus pas ditanya kalo dimarahin dosen gimana, dia dgn KURANG AJARNYA nyaranin:

“Ngapain ngurusin dosen?! Lawan aja! Kalo dia marah bilangin aja SIAPA YG NGEGAJI LOE?! Emang dosen tuh suka nggak tau diri. Sengak. Yg bayar gaji dia kan kita!”

.....dan dia ngucapin kata2 SIAPA YG NGEGAJI LOE sampe lebih dari 4 kali sepanjang interactive-call.

AKU BENCI COWOK ITUUUUUUUUUUU!!!!!!!

KAMPUNGAN!! KURANG AJAR!! AMORAL!! IQ JONGKOK!!!!!

Inilah salah satu wajah ketidaktahudirian anak muda sekarang.

Kalo nggak guru, nggak bakalan loe jadi orang!!

Niral moral yang bisa diambil:

STOP JADI ORANG BRENGSEK!

Thursday, November 01, 2007

Lovely Days feat. Chaos

Heloh2 sudah lama tak jumpa!

Maklum2 minggu ini membawa aura yg tak terlalu menyenangkan, yaitu anti-begadang.

Padahal dibilang capek2 amat juga nggak, tapi rasanya slalu pengen tidur cepet2.

Uhh,, rasanya aku bnar2 kasmaran!!!

Ayo kita review dr hr sabtu,,(lama yaaa..)


Hari Sabtu, 27 Oktober 2007, aku ketemu si akang ganteng nan menggairahkan saat misa mudika sePalembang. Sebenernya stlh misa msh ada acara dimana aku bisa melepas rindu,,,tapi apa daya aku harus ke ultahan (seminggu stlh ultah) si Gajahwati..Alhasil aku Cuma makan gila2an bersama sohib2ku yg genid disana... 3 mangkok imud es krim, setengah pempek telok besak (bagi dua dgn Itja), seperempat piring nasi beserta lauk, 5 cheese rolls, dan puding. Dahsyad? Ah tidak jugaa,, liat si gajah dulu!

Neah, akhirnya stlh acara penggajahan selesai, aku langsung meluncur lagi ke St. Yoseph yg memang taj jauh dari kediaman Gajah binti Tince. Wow! Ternyata sang pujaan masih ada di sana!!!!!!! Kami sempat saling menangkap mata, tapi aku pura2 tak tahu saja sementara ia sdh senyum2 tak jelas. Saking salah tingkahnya, aku sibuk cuap2 dgn teman2 yg lain soal rasa Beng2 stick yg jadi kampungan. Tak lama kemudian ia pergi keluar begitu saja tanpa arah dan tak bisa diketemukan lagi walau aku, Quina, dan Yosi sdh menyusuri semua pelosok gereja......


Hari Minggu, 28 Oktober 2007, aku dengan begitu niatnya datang misa demi melihat dia. Ketika aku dan ajudanku (si bibik Yusi) datang, dia yg sdang asyik mengobrol dgn seorang suster tiba2 tersenyum tak jelas melihat kami. Oh gosh.... Wajah ganteng nan dewasa, senyum penuh gairah, rambut hitam lebat penuh pesona,,, oh Tuhan..... Betapa aku semakin menggila dibuatnya!!!! Tapi kebahagiaan hanya berlangsung beberapa jam setelah aku puas melihatnya sepanjang misa. Sepulang dari gereja aku malah harus menanggung malu karana Yusi dgn sgala kebodohannya mencoba memasukkan beng2 ke dlm mulutnya yg ditutup helm. Alhasil aku hanya membeku saja sementara seantero lampu merah memelototi Yusi yg mengakak tah henti...


Hari Senin, 29 Oktober 2007, sekolah pulang cepat karna ada rapat atau semacamnya. Katanya sih ada halal bihalal dgn Diknas. Tapi aku dan yg lain tak bisa begitu saja pulang dan tidur2an. Kami menunggu DIA datang!! Tak ada ruginya kami menunggu skian lama dari jam 10 sampai jam 2 siang, karna ternyata ada sisi lain dari GALAXI (Liga Sepakbola Xaverius 1). Kami sibuk berfoto di sepanjang lapangan dan ilalang tanpa menghiraukan rumput yg bergoyang. GALAXI pun mulai. Kedua tim tlah datang tapi wajah tampannya tak kunjung memampang. Akhirnya dgn kesabaran dan ketulusan hatiku, ia datang dgn gaya khasnya, malas2an. Rizki yg gagal idol dgn sgla kebaikannya mengambil fotonya yg macho. Quina yg ditinggal Audi jg baik skali, memanggil2 namanya dgn megaphone sambil tertawa bersama teman2 yg lain sementara aku terbujur kaku saking kagetnya dia nekad berbuat begitu. Tapi tak apa, sang pujaan hati melambai ke arah kami dan aku pun dgn tampang bodoh membalas lambaian gemulainya.

Hari yg indah ini pun ditutup dgn kemenangan Audacia 12-0 atas tim yg aku lupa namanya.


Hari Selasa, 30 Oktober 2007, tidak ada hal yg berarti.


Hari Rabu, 31 Oktober 2007, aku menunggu kehadirannya di lapangan sampai maghrib dan jejak kakinya pun tak tampak. Atas kebaikan teman2ku yg sibuk membahasnya, aku sampai 2 kali meneteskan air mata saking capeknya. Hari pun ditutup dengan kemenangan Reborns atas Modulusz dgn hasil pinalti 5-3. Menangislah Reborns, karna kalian akan berhadapan dgn Audacia FC.......


Sebagai tambahan, sang pujaan hatiku itu konon mampu membaca pikiran atau hal2 psychic lainnya. Itulah mengapa dia sering senyum2 tak jelaas.


Ummm..... Minggu yg lucu. Entah knapa tip hari perasaanku makin dalam. Aku makin bisa merelakan apa pun yg terjadi asalkan aku bisa terus mencintainya. Tak peduli apapun, aku akan memperjuangkan rasa ini. Nabila, sesama pencinta dia, sibuk memikirkan cara bagaiman agar bisa menikah dgnnya. Dgn semangat menggelora Nabila mengajakku nekad minta tanda tangan si dia dan memberi coklat untuknya. Tapi itu tak berarti apa2 untuk aku. Tak ada yg aku bisa harap darinya, aku sadar betul, tapi yg aku harap aku bisa bahagia begini terus. Mencinta tanpa dicinta bukan masalah bagiku, karna dalam penderitaan itu ada kebahagiaan yg lebih indah dari apapun, yg aku pun tak tahu apa kebahagiaan itu...

Ma**en Ganteng