Ini judul lagu Letto, lho. Bukan permintaan hati saya.
Saya pertama kali melihat v-klip ini di MTV AMPUH. V-klip ini dimulai dengan kedatangan sang model, Marsha Timothy, ke hadapan Noe, sang vokalis Letto (bukan noy si model kawakan bangau). Marsha tiba-tiba menyiram sejerigen minyak ke badan Noy yang tak tahu apa-apa.
Lalu mulailah flashback ke masa silam.
Alkisah, Noe tanpa sengaja melihat 'mahluk mulia bernama wanita' sedang disiksa kekasihnya di suatu lorong. Noe datang dan menghibur Marsha, si wanita yang kecanduan drugs bernama 'cinta'. Noe yang datang di tengah gelapnya hati Marsha pun membuat Marsha bertekuk lutut padanya. Kisah cinta mereka pun dimulai. Mereka saling mencintai seperti tak ada lagi yang bisa dicinta di dunia ini. Tapi suatu hari, Marsha bagaikan dihantam godam Goliath tatkala ia menerima surat yang bertulis bahwa Noe harus pergi entah ke mana. Marsha yang keburu cinta mati pada Noe pun frustasi dan bersumpah akan membunuh Noe bila mereka bertemu suatu saat nanti.
Keinginan Mrsha pun terwujud. Akhirnya ia menemukan Noe yang tampak biasa saja. Praktis, Noe pun bingung diserang minyak bagaikan pisang goreng yang siap dijerang. Semua yang melihat pun bingung. Ternyata Marsha datang dari masa depan khusus untuk membunuh Noe.
Cuplikan kisah di atas mungkin hanya ulasan biasa dan sederhana tentang klip Leto satu ini. Tapi dijamin semua yang menonton akan penasaran untuk megikutinya sampai akhir. Lagu yang easy listening, penuturan cerita dengan alur yang amazing, penggunaan dialog tertulis, akting yang memukau, pokoknya sip dah!!
"Aku pergi bukan untuk meninggalkanmu, tapi untuk terlepas darimu"
Tuesday, March 18, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment