Saturday, September 29, 2007

SyaiR Malenggang

Ditengah rimba berguling singa

Tiap menyeringai secantik bunga

Tiap berjalan rusa-rusa menganga

Tiap mengaum karibau menutup telinga

Surai indah tergerai lepas

Begitu lembut bagai kapas

Tetapi tiap lapar lepas

Seonggok bangkai habis terkelupas

Berjalan anggun di singgasana

Berlenggang engkau berkelana

Telusuri indahnya panjang sabana

Tanpa indahi bunyi rebana

Jalan penuh duri

Tak hancurkan hari

Tanpa sibuk mencari

Sekawanan rusa kau kebiri

Keanggunan

Ketampanan

Kekuasaan

Itulah wujud penuh pedoman

Darah tercecer kau nikmati

Usus terburai tak kau indahi

Betina jelita kau buahi

Anak merengek kau beri ASI

Oh Sang Raja Rimba

Tak perlu kau wisata ke Kuba

Tanpa hasrat semua iba

Air susu dibalas air tuba

No comments: